KUBUTAMBAHAN – Rangkaian upacara Hari Suci Nyepi Saka 1948, khususnya ritual Tawur Kesanga dan Pecaruan, merupakan wujud syukur serta upaya menjaga keharmonisan alam semesta. Namun, esensi dari menjaga keharmonisan ini tidak berhenti setelah doa selesai diucapkan, melainkan berlanjut hingga pengelolaan sisa-sisa upakara atau sampah pecaruan.

Artikel Terkini

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Kubutambahan

tampilkan dalam peta lebih besar