SELAMAT HARI RAYA PAGERWESI DARI DESA KUBUTAMBAHAN: MEMPERKOKOH BENTENG DIRI
Luh Yuni Ristayani 07 April 2026 14:41:01 WITA
Hari ini, suasana khidmat menyelimuti Desa Kubutambahan. Seiring dengan terbitnya matahari di ufuk timur, masyarakat Bali, khususnya warga Kubutambahan, merayakan Hari Raya Pagerwesi. Perayaan ini bukan sekadar rutinitas kalender Bali, melainkan sebuah momentum sakral untuk memagari jiwa dengan ilmu pengetahuan dan spiritualitas.
Apa Itu Pagerwesi?
Secara etimologi, Pagerwesi berasal dari dua kata: Pager (pagar) dan Wesi (besi). Nama ini melambangkan perlindungan yang kuat. Pagerwesi dirayakan pada Rabu Kliwon Sinta, hanya tiga hari setelah Hari Raya Saraswati (hari turunnya ilmu pengetahuan).
Jika Saraswati adalah momen turunnya ilmu, maka Pagerwesi adalah saat di mana kita "memagari" atau membentengi ilmu tersebut agar tetap teguh dalam diri kita, sehingga tidak disalahgunakan atau goyah oleh pengaruh negatif.
Pesan dari Perbekel Kubutambahan
Dalam poster resmi yang dirilis, Gede Pariadnyana, SH., NL,P., CPM., selaku Perbekel Kubutambahan, menyampaikan ucapan:
"Rahajeng Rahina Pagerwesi"
Ucapan ini merupakan bentuk doa dan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Kubutambahan untuk senantiasa memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai Sanghyang Pramesti Guru (Guru dari segala guru).
Makna Bagi Masyarakat
Bagi warga Kubutambahan, Pagerwesi adalah waktu untuk introspeksi. Di tengah pesatnya perkembangan zaman, "pagar besi" yang paling kuat bukanlah fisik, melainkan keteguhan iman dan kearifan lokal. Melalui perayaan ini, diharapkan masyarakat dapat:
- Menjaga Keharmonisan: Mempererat hubungan antara manusia, Tuhan, dan alam (Tri Hita Karana).
- Menguatkan Karakter: Menjadi pribadi yang tidak mudah goyah oleh tren negatif atau informasi palsu (hoaks).
- Melestarikan Budaya: Terus menjaga tradisi luhur yang menjadi identitas Desa Kubutambahan.
Penutup
Pemerintah Desa Kubutambahan berharap semangat Pagerwesi dapat membawa kedamaian, kesejahteraan, dan perlindungan bagi seluruh krama desa. Mari kita jadikan ilmu pengetahuan sebagai pelita dan iman sebagai pagar besi dalam menjalani kehidupan.
Komentar atas SELAMAT HARI RAYA PAGERWESI DARI DESA KUBUTAMBAHAN: MEMPERKOKOH BENTENG DIRI
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- PASTIKAN HAK PILIH WARGA LANSIA, PEMERINTAH DESA KUBUTAMBAHAN TERIMA KUNJUNGAN KPU BULELENG
- SINERGI PEMERINTAH DESA KUBUTAMBAHAN DAN DINSOS BULELENG: KAWAL REINTEGRASI SOSIAL WARGA
- SELAMAT HARI RAYA PAGERWESI DARI DESA KUBUTAMBAHAN: MEMPERKOKOH BENTENG DIRI
- WUJUDKAN DESA BEBAS RABIES, BANJAR DINAS TUKAD AMPEL GELAR VAKSINASI MASSAL
- MATANGKAN PERSIAPAN, DESA KUBUTAMBAHAN BERSINERGI DALAM RAPAT KOORDINASI FESTIVAL KECAMATAN
- POSYANDU KAMBOJA KOMPI C: LANGKAH NYATA WUJUDKAN GENERASI DESA KUBUTAMBAHAN BEBAS STUNTING
- POSYANDU KAMBOJA KOMPI B: LANGKAH NYATA WUJUDKAN GENERASI DESA KUBUTAMBAHAN BEBAS STUNTING













