MENJAGA TRADISI DAN KELESTARIAN ALAM, SUBAK ABIAN SARI TAPAK DARE DAN SUBAK BULAKAN GELAR PARUMAN

Luh Yuni Ristayani 26 Mei 2026 12:48:43 WITA

KUBUTAMBAHAN – Bertempat di Balai Subak setempat, dua organisasi subak di wilayah Desa Kubutambahan, yakni Subak Abian Sari Tapak Dare dan Subak Bulakan, melaksanakan kegiatan paruman (rapat adat) rutin yang diselaraskan dengan momentum hari suci keagamaan. Pertemuan ini diselenggarakan pada Sabtu (23/5/2026), bertepatan dengan kesucian Rahina Tumpek Wariga (yang juga akrab dikenal oleh masyarakat sebagai Tumpek Pengatag atau Tumpek Bubuh).

Paruman bersama ini dihadiri oleh masing-masing pengurus (prauru) subak serta puluhan krama (anggota) dari kedua subak tersebut. Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi yang sangat penting dalam menyatukan visi pembangunan pertanian dan perkebunan di wilayah Desa Kubutambahan.

Sinergi Keberlanjutan Pertanian dan Penguatan Parahyangan

Pelaksanaan paruman yang bertepatan dengan hari sakral ini memiliki makna yang mendalam. Selain membahas agenda organisasi, paruman kali ini memfokuskan pembahasan pada upaya nyata menjaga keberlanjutan sektor pertanian, pengelolaan potensi perkebunan abian, serta program penguatan bidang parahyangan (keagamaan) di wilayah pura subak masing-masing.

Melalui momentum Tumpek Wariga—hari yang dikhususkan sebagai wujud syukur dan penghormatan kepada manifestasi Tuhan sebagai Sang Hyang Sangkara atas terciptanya tumbuh-tumbuhan—krama subak kembali menegaskan komitmen kolektif mereka. Komitmen ini diwujudkan dengan menjaga keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan harmonis antarsesama petani, serta hubungan manusia dengan alam lingkungan sekitar.

Implementasi Nyata Filosofi Tri Hita Karana

Pertemuan lintas subak ini menjadi bukti nyata dari implementasi filosofi luhur Tri Hita Karana yang tetap hidup dan mengakar kuat di Desa Kubutambahan. Kehadiran krama subak yang duduk bersila bersama dalam suasana kekeluargaan memperlihatkan bahwa musyawarah mufakat (pawongan) merupakan pilar utama dalam menyelesaikan setiap tantangan pertanian modern.

Dengan terlaksananya ritual keagamaan sekaligus paruman teknis ini, para petani berharap tuntunan, waranugraha, serta kerahayuan dari Sang Hyang Sangkara senantiasa menyertai perjuangan mereka di ladang, sehingga mampu memberikan kesuburan tanah dan kesejahteraan yang melimpah bagi seluruh krama subak ke depannya.

Dukungan Penuh Pemerintah Desa

Pemerintah Desa Kubutambahan memberikan apresiasi yang tinggi atas kekompakan yang ditunjukkan oleh Subak Abian Sari Tapak Dare dan Subak Bulakan. Sinergi dan komunikasi yang aktif di tingkat subak seperti ini sangat krusial dalam mendukung program kedaulatan pangan, pelestarian adat budaya, serta stabilitas lingkungan hidup yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.

 

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Media Sosial

FacebookTwitterYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah Pengunjung

Lokasi Kubutambahan

tampilkan dalam peta lebih besar