MENYAMBUT HARI SUCI SARASWATI: MENJADIKAN ILMU SEBAGAI PELITA DALAM KEGELAPAN
Luh Yuni Ristayani 04 April 2026 07:16:45 WITA
Kubutambahan — Masyarakat Hindu di seluruh Bali, khususnya di wilayah Desa Kubutambahan, kembali menyambut hari turunnya ilmu pengetahuan yang suci, yakni Hari Raya Saraswati pada hari Sabtu, tgl 4 April 2026. Hari ini bukan sekadar tradisi rutin setiap 210 hari sekali pada Saniscara Umanis Watugunung, melainkan momen refleksi mendalam tentang pentingnya ilmu sebagai penuntun hidup.
Pemerintah Desa Kubutambahan secara resmi menyampaikan ucapan "Rahajeng Nyanggra Rahina Saraswati" kepada seluruh warga. Melalui pesan yang disampaikan, terselip doa dan harapan agar di hari yang suci ini, Dewi Saraswati senantiasa memberkati kita semua.
Makna Doa dan Keberkahan
Dalam perayaan ini, sebuah mantra suci kerap dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada Dewi Saraswati:
"Om Saraswati Namastubhyam, Varade Kamarupini, Siddhirastu Me Sada, Sarvada Namo Namah."
Mantra ini merupakan permohonan agar sang Dewi, pemberi anugerah yang mampu mewujudkan segala keinginan, senantiasa memberikan keberhasilan dan tuntunan dalam setiap usaha kita menuntut ilmu.
Ilmu sebagai Pelita Hidup
Lebih dari sekadar persembahan banten dan sesaji, inti dari Hari Raya Saraswati adalah transformasi diri. Pemerintah Desa Kubutambahan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk:
-
Mencari Kebijaksanaan: Bukan hanya sekadar pintar secara intelektual, tetapi juga bijak dalam bertindak.
-
Menuju Jalan Kebenaran: Menggunakan pengetahuan untuk kebaikan bersama dan peningkatan kualitas spiritual.
-
Menjadi Pelita: Menjadikan ilmu sebagai cahaya yang mampu mengusir "kegelapan" (Avidya) atau ketidaktahuan yang seringkali menjadi akar permasalahan hidup.
Simbolisme dalam Keindahan
Poster yang dirilis menampilkan sosok Dewi Saraswati yang anggun di atas angsa dan teratai, membawa alat musik Veena serta kitab suci. Simbol-simbol ini mengingatkan kita bahwa ilmu pengetahuan itu indah, suci, dan harus dipelajari dengan ketekunan serta estetika yang tinggi.
Mari kita rayakan Hari Suci Saraswati dengan semangat belajar yang baru. Semoga ilmu pengetahuan yang kita miliki bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi kemajuan Desa Kubutambahan yang kita cintai.
Selamat Hari Raya Saraswati! Semoga pikiran baik datang dari segala penjuru.
Komentar atas MENYAMBUT HARI SUCI SARASWATI: MENJADIKAN ILMU SEBAGAI PELITA DALAM KEGELAPAN
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- MENINGKATKAN KAPASITAS KADER DASHAT KUBUTAMBAHAN: IKUTI PELATIHAN DEMO MASAK
- TINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT, PEMDES KUBUTAMBAHAN GELAR KUNJUNGAN RUMAH SIKLUS HIDUP
- DEMI ATASI MASALAH SAMPAH, PEMDES KUBUTAMBAHAN DAN DINAS PUPR BULELENG MENINJAU TPS3R
- WUJUDKAN GENERASI SEHAT: PEMDES KUBUTAMBAHAN GELAR POSYANDU RUTIN DI PENGIPUAN
- WUJUDKAN GENERASI SEHAT: PEMDES KUBUTAMBAHAN GELAR POSYANDU RUTIN DI CEMARA
- PERBEKEL KUBUTAMBAHAN HADIRI PENANDATANGANAN MOU KOPERASI DI GEDUNG PLUT BULELENG
- TERIMA KUNJUNGAN BPK BALI, PEMDES KUBUTAMBAHAN TINJAU PURA MADUWE KARANG DAN PURA NEGARA















